Ibnu Sina

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

https://www.muhammadhabibi.com/2019/01/ibnu-sina.html

Salah seorang ulama Islam yang sangat terkenal dengan imu mediannya, beliau biasa di sebut Ibnu Sina hidup antara tahun 980 sampai tahun 1037 H. Ibnu Sina juga merupakan seorang penulis yang produktif yang mana sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan ilmu kedokteran. Bahkan bagi banyak orang, Ibnu Sina di sebutkan juga dengan sebutan "Bapak Kedokteran Modern". Karyanya yang sangat terkenal dan terpopuler adalah al-Qānūn fī at-Tibb yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.

Ibnu Sina memiliki nama yang lengkap yaitu Abu ‘Ali al-Husayn bin ‘Abdullah bin Sina. Beliau lahir pada tahun 980 di daerah Afsyahnah dekat Bukhara, dimana sekarang menjadi wilayah Uzbekistan dan meninggal dunia pad bulan Juni tahun 1037 di daerah Hamadan, Persia kini menjadi Iran. Ibu Ibnu Sina bernama Setareh, dan berasal dari daerah Bukhara,  dan ayahnya bernama Abdullah adalah merupakan seorang Ismaili yang dihormati, seorang sarjana dari Balkh, sebuah kota penting dari Kekaisaran Samanid dimana saat ini dikenal dengan provinsi Balkh, Afghanistan. Ayahnya juga bekerja di pemerintahan Samanid di desa Kharmasain, kekuatan regional Sunni. Setelah lima tahun, adiknya, Mahmoud lahir. Ibnu Sina sejak kecil sudah mulai mempelajari Al-Quran dan sastra, kira-kira sebelum ia berusia 10 tahun.

Ibnu Sina adalah merupakan seorang pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar. Banyak di antara karyanya memusatkan pada ilmu filosofi dan ilmu kedokteran.  Pendapat George Sarton menyebutkan bahwa Ibnu Sina "ilmuwan yang paling terkenal dari dunia Islam dan merupakan salah satu tokoh yang paling terkenal pada semua bidang, tempat dan waktu". Untuk karya Ibnu Sina yang paling terkenal  adalah Kitab tentang Penyembuhan dan Qanun Kedokteran (Al-Qanun fi At Tibb).

Ibnu Sina juga merupakan salah seorang seorang filsuf, ilmuwan, dokter, dan penulis aktif yang lahir pada zaman keemasan dalam Peradaban Islam. Karena pada zaman tersebut para ilmuwan muslim banyak menerjemahkan teks ilmu pengetahuan dari bangsa Yunani, Persia dan India. Teks Yunani tersebut di terjemahkan dari zaman Plato hingga pada zaman Aristoteles dengan secara intensif banyak diterjemahkan dan dikembangkan lagi lebih maju oleh para ilmuwan Islam. 

Pada proses pengembangan ini terutama yang melakukannya adalah oleh perguruan yang didirikan oleh Al-Kindi. Serta pengembangan ilmu pengetahuan pada masa ini juga meliputi ilmu matematika, ilmu astronomi, ilmu Aljabar, ilmu Trigonometri, serta ilmu pengobatan. Mulanya pada zaman Dinasti Samayid dibagian timur Persian wilayah Khurasan dan Dinasti Buyid dibagian barat Iran dan Persian memberi suasana yang mendukung bagi perkembangan keilmuan dan budaya. Dan pada zaman Dinasti Samaniyah, daerah Bukhara dan Baghdad juga menjadi pusat budaya dan ilmu pengetahun dunia Islam.
Karya-karya Ibnu Sina

Jumlah karya yang sudah ditulis oleh Ibnu Sina diperkirakan antara 100 sampai 250 buah judul. Kualitas dari karya yang di hasilkannya begitu luar biasa dan keterlibatannya dalam praktik kedokteran, mengajar, dan ilmu politik, menunjukkan tingkat kemampuan yang luar biasa. 
Beberapa karya Ibnu Sina yang sangat terkenal di antara lain yaitu:
Qanun fi Thib atau di sebut juga Aturan Pengobatan. Asy Syifa yang terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan An Najat Mantiq Al Masyriqin atau di sebut juga Logika Timur.

Selain karya filsafatnya tersebut, Ibnu Sina juga meninggalkan sejumlah esai dan syair. Beberapa esainya yang sangat terkenal adalah :
  • Hayy ibn Yaqzhan
  • Risalah Ath-Thair
  • Risalah fi Sirr Al-Qadar
  • Risalah fi Al- 'Isyq
  • Tahshil As-Sa'adah
Dan beberapa Puisi karya Ibnu Sina yang terkena yaitu :
  • Al-Urjuzah fi Ath-Thibb
  • Al-Qasidah Al-Muzdawiyyah
  • Al-Qasidah Al- 'Ainiyyah

Dari berbagai sumber 
Di tulis ulang oleh : Muhammad Habibi

Post a Comment

0 Comments